Gejala Anemia Pada Ibu Hamil

Selama kehamilan, sejumlah penyakit kronik menyebabkan anemia. Sebagian di antaranya adalah penyakit ginjal kornik, penyakit usus meradang, lupus eritmatosus sistemik, infeksi granulomatosa, neoplasma ganas, dan artritis reumatoid. Anemia ini biasanya semakin intensif seiring dengan bertambahnya volume plasma yang melebihi ekspansi massa sel darah merah.

Anemia pada penyakit kornik berespons terhadap pemberian eritropoietin rekombinan. Obat ini telah berhasil digunakan untuk mengobati anemia pada insufisiensi ginjal kronis, peradangan kronik dan keganasan.

Meskipun massa sel darah merah biasanya meningkat selama beberapa minggu, namun dapat timbul efek samping eritropoitein rekombinan yaitu hipertensi yang susah sering terjadi pada para wanita ini.

Wanita hamil harus selalu bugar serta sehat dan memiliki kemampuan yang baik untuk mengangkut oksigen agar tubuhnya dapat memasok kebutuhan janin akan okisgen.

Anemia selama kehamilan menyebabkan ibu hamil tidak begitu mampu untuk menghadapi kehilangan darah dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Jika anemianya berat, kegagalan jantung cenderung terjadi.


=====================================

>>> K-Link Liquid Chlorophyll Untuk Anemia, Membantu Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah, Menjaga Kadar Hemoglobin Tetap Normal, Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Anemia and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>