Gejala Anemia dan Pengobatannya

Anemia atau sering disebut dengan kurang darah adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah kurang dari normal.

 

Hb merupakan zat yang bertugas membawa oksigen ke seluruh sel tubuh, sehingga apabila kadar Hb kurang dari normal dapat menyebakan berbagai gejala anemia, seperti :

– 5L : lemah, letih, lesu, lelah dan lunglai
– Muka dan mata pucat
– Kurang bergairah
– Pusing dan mata berkunang-kunang
– Daya tahan tubuh menurun
– Detak jantung cepat

Anemia yang paling sering terjadi adalah anemia karena kekurangan zat besi : Anemia Defisiensi Besi (ADB)

Bagaimana cara membantu mencegah dan mengatasi anemia?

1. Memperbanyak sumber asupan zat besi dari golongan heme (daging merah, ayam, ikan) yang mempunyai penyerapan lebih baik dibandingkan golongan non-heme (buah, sayur, sereal, susu).

2. Menghindari hal-hal yang menghambat penyerapan zat besi yang seperti Tanin (teh), Polifenol (kopi), Fitat (sereal, beras, jagung, gandum), Kalsium & Fosfat (susu).

3. Mengkonsumsi sumber makanan yang mengandung vitamin C karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

4. Olahraga teratur dan tidur cukup 6-8 jam/ hari.

5. Mengkonsumsi suplemen zat besi dengan kombinasi vitamin C dan sorbitol.

 

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Anemia

Anemia – Anemia salah satu gangguan pada produksi sel darah merah. Pada saat anemia maka kondisi tubuh hanya sediki memiliki sel darah merah, sehingga tidak baik untuk kesehatan. Karena sel darah merah sangat penting peran nya untuk seluruh anggota tubuh. anemia bisa dialami hanya sesaat atau pun jangka panjang. Biasa nya orang yang mengalami anemia jangka panjang dipengaruhi oleh faktor keturunan seperti hal nya menderita penyakit thalasemia yang merupakan ada nya kelainan untuk menghasilkan sel darah merah. Anemia jika berlangsung lama, bisa menyebabkan gangguan tubuh yang serius karena tidak ada yang dapat menggantikan peran penting sel darah merah yang sangat penting.

gejala anemia

gejala anemia

Penyebab Anemia

Anemia yang terjadi bisa di sebabkan oleh berbagai macam. Kurang nya nutrisi dari zat besi bisa menyebabkan anemia, karena zat besi bisa membantu untuk mengatasi kurang darah atau pun membantu produksi sel darah merah. Oleh sebab itu banyak yang mengalami anemia akibat kurang nya nutrisi dari zat besi. Penyakit turunan talasemia walaupun jarang yang mengalami nya, maka dapat menjadi penyebab anemia juga jika terjadi. Pada saat tubuh mengeluarkan banyak darah, pada saat menstruasi atau pun terjadi nya sayatan pada saat operasi atau pun luka juga dapat memicu terjadi nya anemia. Anemia juga bisa terjadi akibat mengkonsumsi makan makanan yang dapat menghambat penyerapan nutrisi di dalam tubuh, atau pun jenis obat obatan yang memiliki efek samping sehingga anemia dapat terjadi.

Gejala Anemia

Anemia atau kurang darah merah yang terjadi akan menimbulkan reaksi dan respon tubuh. reaksi tersebut bisa langsung di rasakan oleh penderita anemia pada saat sel darah merah berkurang atau pun jumlah nya yang sedikit. Oleh sebab itu berikut beberapa gejala anemia yang dapat terjadi :

  • Pusing kepala

Pusing kepala merupakan hal yang paling pertama di rasakan pada saat gejala anemia. Gejala anemia pusing kepala bisa terjadi akibat kurang nya oksigen dan sel darah merah untuk di alirkan pada kepala dan juga otak sehingga menyebabkan pusing kepal terjadi.

Gejala anemia juga bisa menyebabkan penderita nya mengalami sesak nafas. Sesak nafas bisa terjadi akibat paru paru tidak mendaptakan asupan oksigen dengan jumlah yang cukup sehingga kekurangan oksigen untuk dialirkan ke paru paru bisa terjadi pada gejala anemia.

  • Pucat

Pucat atau kulit yang terlihat lebih putih namun tidak segara akan mudah terlihat pada saat gejala anemia. Tidak hanya pada kulit saja yang akan terlihat pucat tetapi bagian kuku dan juga bibir akan terlihat pucat pada gejala anemia.

  • Kesemutan

Karena sel darah merah yang berkurang, maka gejala anemia yang akan terjadi akan menyebabkan kesemutan. Di akibatkan oleh asupan darah yang kurang akibat di produksi hanya sedikit pada saat mengalami anemia, maka kesemutan akan terjadi seperti hal sakit asam urat.

  • Dayah tahan tubuh menurun

Kondisi tubuh pada saat mengalami anemia juga akan lebih lemas, dan akan mudah merasakan lelah. Sehingga pada saat gejala anemia akan orang yang mengalami nya akan lebih diam. Orang yang menderita anemia juga akan lebih mudah sakit, akibat dari penurunan daya tahan tubuh.

  • Rambut rontok parah

Gejala anemia juga akan menyebabkan kondisi kesehatan rambut akan terganggu. Akibat nutrisi yang kurang maka rambut akan mudah rontok. selain rambut yang rontok parah gejala anemia juga akan menyebabkan kuku mudah patah atau pun rapuh. Sehingga akan menganggu penampilan.

Cara Mengatasi Anemia

Jika telah mengetahui penyebab anemia yang dialami oleh diri sendiri maka anemia bisa diatasi dengan baik. cara yang pertama yang bisa di lakukan untuk mengatasi anemia dengan mengatasi penyebab anemia terlebih dahulu. Dan selanjut nya untuk mengatasi anemia bisa di lakukan dengan memberikan asupan penambah darah. asupan penambah darah akan membantu untuk mengatasi gejala anemia dan juga membantu untuk memproduksi sel darah merah lebih banyak. anemia juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi dengan makanan yang dapat menambahkan darah seperti hal nya kacang kacangan, kacang kedelai, kacang hijau atau pun kacang merah dapat di konsumsi untuk mengatasi anemia.

Sayuran hijau juga dapat di konsumsi untuk mengatasi anemia, sayuran yang dengan cepat meningkatkan sel darah merah seperti bayam dan juga brokoli. Dan jenis buah buaha yang baik, yaitu buah naga, kismis atua pun aprikot. Ikan laut, dan juga kerang juga baik untuk membantu meningkatkan sel darah merah. Selain itu jika ingin mengkonsumsi makanan penambah darah dari daging merah bisa memiliki jenis yang rendah lemak, sehingga akan tidak akan memicu gangguan kesehatan lain nya pada tubuh. selain itu juga dapat memberikan asupan suplemen yang akan membantu untuk penyerapan nutrisi lebih baik lagi agar mengatasi anemia, dan juga akan membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. cara mengatasi anemia juga bisa dengan menjauhi makanan atau obat obatan yang bisa menyebabkan terhambat nya nutrisi sehingga memicu anemia. Seperti hal nya teh dan juga kopi yang jika di konsumsi bisa menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi.

Anemia

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Anemia

Penyakit Anemia – Anemia merupakan salah satu penyakit yang dimana kondisi tubuh mengalami kekurangan darah. kekurangan darah merah yang bisa menyebabkan penyakit anemia. Fungsi dari darah merah sangat penting sekali untuk tubuh, seperti hal nya untuk membawa oksigen sehingga jika terjadi penyakit anemia bisa mengganggu keseimbangan tubuh yang lain nya juga. siapapun bisa menderita penyakit anemia, termasuk pada anak anak. penyebab penyakit anemia bisa karena kurang nya asupan nutrisi pada tubuh sehingga mengakibatkan produksi sel darah merah hanya sedikit. Selain itu juga penyakit anemia bisa di sebabkan oleh ada mengkonsumsi minuman atau pun makanan yang akan menghambat zat besi untuk di serap oleh tubuh.

gejala anemia

gejala penyakit anemia

Gejala Penyakit Anemia

Seseorang yang penderita penyakit anemia bisa diketahui dari gejala anemia yang akan terjadi atau yang akan di rasakan. Karena kekurangan sel darah merah sangat mempengaruhi kerja organ tubuh secara keseluruhan oleh sebab itu gejala anemia bisa dengan mudah diketahui. Dan berikut beberapa gejala anemia yang bisa terjadi pada orang yang mengalami nya :

Ketika tubuh kekurangan sel darah merah, maka hal pertama yang akan dirasakan yaitu terjadi nya pusing kepala. Pusing kepala merupakan salah satu respon tubuh, akibat dari sel darah merah yang hanya sedikit, sehingga oksigen yang di berikan untuk kepala dan juga otak tidak tercukupi. Sehingga gejala anemia yang di rasakan pusing kepala.

  • Mudah lelah

Selain itu, gejala anemia juga akan menyebabkan tubuh mudah lelah. Karena fungsi darah juga membawa oksigen dan juga membawa glukosa atau energi untuk tubuh. oleh sebab itu pada saat gejala anemia tubuh akan terasa lelah.

  • Lemah

Tidak hanya lelah, pada gejala anemia pun tubuh akan terasa lemas. Tubuh yang lemah di sebabkan oleh sel darah merah yang tidak mencukupi energi untuk tubuh karena jumlah sel darah merah yang hanya sedikit.

Fungsi darah salah satu nya yang terpenting membawa oksigen dan karbondioksida, sehingga jika kurang sel darah merah gejala anemia yang akan di rasakan sesak nafas. Sesak nafas diakibatkan pasokan oksigen tidak terpenuhi dengan baik.

  • Kulit pucat

Kulit akan terlihat pucat seperti hal nya pada saat tubuh kedinginan pada saat gejala anemia terjadi. Kurang nya sel darah merah sangat mudah terlihat dari kulit yang akan berubah warna menjadi lebih pucat dari biasa nya.

  • Mudah sakit

Gejala anemia yang lain nya juga akan menyebabkan kondisi tubuh mengalami penurunan daya tahan tubuh. sehingga infeksi akan sering terjadi jika mengalami gejala anemia.

Penyebab Penyakit Anemia

Tubuh yang sering lemah serta pusing kepala, maka di akibatkan kurang nya sel darah merah di dalam tubuh. sehingga kerja organ tubuh akan terganggu karena fungsi sel darah merah untuk membawa oksigen berkurang. oleh sebab itu berikut beberapa penyebab penyakit anemia :

  • Pendarahan parah
  • Kehamilan
  • Kopi dan teh
  • Kurang nutrisi
  • Efek samping obat
  • Cacingan

Cara Mengatasi Penyakit Anemia

Penyakit anemia maka segera diatasi jika telah menimbulkan gejala gejala nya, karena jika penyakit anemia tidak cepat diatasi bisa membahayakan kesehatan tubuh. untuk mengatasi penyakit anemia akan menambahkan sel darah merah di dalam tubuh, sehingga tubuh tidak kekurangan sel darah merah lagi. Oleh sebab itu jika ingin menambah sel darah merah agar penyakit anemia bisa teratasi dengan baik, maka ada beberapa hal yang bisa di lakukan, seperti berikut ini :

  • Mengkonsumsi sayuran hijau
  • Kacang kacangan
  • Ikan
  • Buah kering
  • Daging merah

Pencegahan Penyakit Anemia

Jika hanya kekurangan sel darah merah bukan di akibatkan karena ada nya kelainan untuk memproduksi sel darah merah, maka penyakit anemia masih bisa di cegah agar tidak dialami. untuk mencegah penyakit anemia atau pun kurang darah yang harus di lakukan sebagai berikut :

  • Hindari makanan penghambat zat besi

Agar terhindar dari penyakit anemia maka sebaik nya jauhi makanan yang bisa menyebabkan proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. karena jika zat besi tidak di serap dengan baik akan menyebabkan sel darah merah hanya sedikit di produksi atau mengalami anemia. Makan dan minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi seperti kopi,teh, daun seledri, coklat, daun mint dan masih banyak macam jenis makanan lain nya yang akan menghambat zat besi untuk di serap dengan baik. oleh sebab itu jauhkan makanan seperti itu.

  • Tidak mengkonsumsi obat kimia

Untuk mencegah penyakit anemia juga bisa dengan tidak mengkonsumsi obat obatan kimia, terlebih yang memiliki fungsi sebagai anti inflamasi yang biasa nya di gunakan untuk menyembuhkan luka pada tubuh. jika masih dapat di sembuhkan secara alami sebaik nya gunakan bahan alami yang memiliki fungsi yang sama seperti hal nya kunyit.

  • Mengkonsumsi suplemen tubuh

Mengkonsumsi suplemen tubuh juga dapat di lakukan agar terhindar dari berbagai jenis penyakit termasuk jenis penyakit anemia yang kurang darah merah.suplemen yang bisa di gunakan untuk mencegah anemia yaitu suplemen yang memiliki fungsi sebagai penambah sel darah merah atau pun penambah zat besi.

Penyakit Anemia

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Anemia

Gejala anemia – gejala anemia . Gejala anemia adalah gejala yang disebabkan akibat kekurangan darah pada tubuh Anda. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Tetapi penyakit anemia ini sering dialami oleh wanita. Mengapa dikatakan demikian ? karena pada setiap bulannya, wanita tersebut akan datang menstruasi, menstruasi adalah penyakit yang mengeluarkan darah kotor, selama seminggu setiap bulannya.

Penyakit anemia ini bisa menimbulkan beberapa gejala, beberapa penyebab, beberapa faktor, serta beberapa penyakit yang disebabkan oleh anemia ini. Penyakit anemia ini, bisa disembuhkan dengan menggunakan bahan bahan yang lamai, herbal, dan tradisional yang mudah sekali untuk di cari dan didapatkan. Dan cara membuat ramuan atau obat untuk penyakit anemia ini adalah sangatlah mudah, tergantung bahan bahan, apa saja yang ingin di gunakan untuk menyembuhkan penyakit anemia ini.

index

Ciri ciri atau gejala anemia 

Selain dengan pernyataan yang diatas, ada beberapa ciri ciri serta gejala anemia . Diantaranya adalah :

  • Kesehatan tubuh berkurang

Penyebab atau gejala anemia bisa menyebabkan kesehatan tubuh berkurang. Dengan kesehatan tubuh berkurang, bisa menimbulkan penyakit, atau mudah terserang penyakit yang akan membuat tubuh atau badan Anda menjadi lemas.

  • Mengakibatkan rambut menjadi rontok

Penyebab atau gejala anemia adalah bisa menyebabkan rambut menjadi rontok. Akibat dari rambut rontok ini, bisa mengalami kebotakan. Dan didalam kulit kepala tersebut kekurangan vitamin. Maka dari itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan dan kebersihan dari atas sampai bawah, agar terhindar dari penyakit anemia ini. Dan Anda juga perlu mengkonsumsi makanan yang sehat untuk tubuh dan badan Anda.

  • Wajah menjadi pucat

Penyebab dan gejala anemia ini bisa mengakibatkan wajah menjadi pucat. Hal ini disebabkan karena kurangnya asupan makanan pada tubuh atau badan Anda. Wajah yang pucat itu, seperti wajah yang sedang sakit. Maka dari itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan dan kebersihan, agar terhindar dari penyakit ini, yang sangat merugikan pada diri Anda sendiri.

  • Dapat mengakibatkan detak jantung tak beratur

Penyebab dan gejala anemia ini bisa menyebabkan detak jantuk yang tak teratur. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, penyakit ini akan timbul, pada saat setelah melakukan olahraga lari, dan olahraga apa saja yang bisa menyebabkan denyut jantug tak beratur. Maka dari itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit anemia ini, yang bisa dialami oleh siapa saja, khususnya wanita.

  • Sulit untuk bernafas

Salah satu penyebab dan gejala anemia adalah bisa menyebabkan kesulitan untuk bernafas. Atau penyakit ini juga disebut dengan sesak nafas. Sesak nafas ini bisa dialami oleh siapa saja dan tidak dibatasi oleh umur atau usia sekalipun. Sesak napas terjadi, ketika pada saat melakukan kegiatan yang berat yang menimbulkan sesak napas terjadi. Maka dari itu, kita harus perlu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan Anda, supaya terhindar dari penyakit anemia ini.

  • Dapat mengakibatkan pusing kepala

Salah satu penyebab atau gejala anemia adalah bisa menyebabkan pusing kepala. Pusing kepala atau sakit kepala ini bisa terjadi oleh siapa saja. Termasuk bagi yang menderita penyakit anemia ini. Maka dari itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan dan kebersihan Anda dengan baik dan benar, supaya terhindar dari penyakit anemia ini.

  • Dapat mengakibatkan muntah muntah

Salah satu penyebab atau gejala anemia adalah bisa mengakibatkan muntah muntah yang berkepanjangan. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, baik wanita dan pria, baik usia muda dan usia tua. Maka dari itu, Anda harus perlu menjaga diri Anda dengan baik dan benar, supaya terhindar dari penyakit anemia ini.

  • Mudah lelah

Salah satu penyebab atau gejala anemia adalah bisa mengakibatkan mudah lelah dalam melakukan kegiatan apapun. Penyakit ini, bisa dialami oleh siapa saja, dan tidak dibatasi oleh semua usia dan umur. Oleh sebab itu, Anda harus perlu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit ini.

Akibat dan Penyebab dari penyakit anemia 

Selain ciri ciri atau gejala anemia yang disebabkan, ada beberapa akibat dan penyebab dari penyakit anemia. Penyebab anemia tersebut adalah :

  • Bisa mengakibatkan pendarahan, khusunya wanita.

Salah satu penyebab dari anemia ini adalah bisa mengakibatkan pendarahan. Pendarahan ini terjadi ketika kita sedang mengalami kecelakaan. Dan bisa disebabkan akibat dari stress, yang terjadi pada wanita sehingga hormonnya dapat berkurang dan terjadi pendarahan.

  • Bisa mengakibatkan mimisan

Salah satu penyebab dari penyakit ini adalah dapat mengakibatkan mimisan. Mimisan ini terjadi pada saat kita sedang melakukan banyak kegiatan, sehingga menimbulkan kelelahan, yang berakibat pada penyakit mimisan ini. Penyakit ini terjadi dibagian hidung Anda.

  • Bisa mengakibatkan penyakit ambeien

Salah satu akibat dan penyebab dari penyakit ini adalah bisa mengakibatkan penyakit ambeien. Penyakit ambeien ini terjadi ketika pada saat ingin melakukan buang air besar, dan saat buang air besar, mengeluarkan darah. Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki penyakit ini, segeralah pergi kedokter untuk dapat ditangani dan diobati dengan baik dan benar.

 

 

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Anemia

Gejala Penyakit Anemia – Ciri-ciri orang yang terkena penyakit anemia atau kurang darah menunjukkan beberapa gejala anemia yang biasanya akan muncul. Penyakit anemia adalah penyakit yang dimana penderita mengalami kekurangan darah terutama zat yang disebut dengan hemoglobin. Ada beberapa faktor penyebab kurangnya hemoglobin seperti penderita sedang mengalami stress serta terdapat faktor keturunan (gen) atau juga dapat di karenakan adanya gangguan-gangguan atau dari faktor lainnya. Penyakit Anemia menunjukan endahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah.Hemoglobin adalah sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke bagian ubuh yang lain. Kadar Hemoglobin yang rendah diketahui dari hasil tes darah di laboratorium.

Gejala penyakit anemia biasanya akan menimbulkan gejala-gejala tertentu , dengan demikian langkah utama yang harus anda lakukan adalah melakukan mengidentifikasi gejala penyakit anemia tersebut dengan teliti yang bertujuan untuk dapat meminimalisir hal-hal yang mungkin tidak diinginkan terjadi pada saat-saat tertentu. Terdapat beberapa tanda apabila seseorang terkena penyakit anemia sering juga dikaitkan dengan beberapa jenis penyakit yang cukup serius seperti penyakit HIV/Aids, penyakit kuningan dan juga penyakit kanker.

Kadar hemoglobin normal bervariasi tergantung umur yaitu:

  • Bayi baru lahir: 17-22gm/dl
  • Bayi 1 minggu:15-20gm/dl
  • Bayi 1 bulsn: 11-15gm/dl
  • Anak-anak: 11-13gm/dl
  • Laki-laki dewasa: 14-18gm/dl
  • Perempuan dewasa: 12-16gm/dl
  • Laki-laki paruh baya: 12,4-14,9gm/dl
  • Wanita paruh baya: 11,7-13,8gm/dl
Gejala Penyakit Anemia

Gejala Penyakit Anemia

Anemia sesungguhnya bukan penyakit.Anemia adalah gejala yang biasanya timbul karena adanya penyakit seperti:

  • Kehilangan darah yang berlebihan
  • Kurangnya produksi sel darah merah
  • Kelebihan perusakan sel darah merah
  • Kurang produksi sekaligus kelebihan perusakan sel darah merah.

Gejala Anemia Umum

Gejala anemia  yang biasa timbul yaitu:

  • Kulit pucat
  • Detak jantung meningkat
  • Sulit bernafas
  • Kurang tenaga tau cepat lelah
  • Pusing terutama saat berdiri
  • Sakit kepala
  • Siklus menstruasi yang tidak tentu
  • Menstruasi yang terlambat atau tidak ada
  • Lidah yang bengkak  dan nyeri
  • Kulit mata dan mulut berwarna kuning
  • Limpa atau hati membesar
  • Penyembuhan luka atau jaringan yang terganggu.

Untuk itu sangat di perlukan penanganan sejak dini untuk para pasien anemia, dengan adanya gejala anemia atau ciri-ciri dari penyakit anemia ini maka di harapkan lebih mengetahui serta lebih dini untuk mengetahui keadaan medis tubuh kita sendiri. Jika salah satu keluarga atau kerabat anda mengalami gejala anemis seperti tersebut diatas langsung saja ke dokter dan berkonsultasi untuk memastikan apakah gejala tersebut merupakan gejala penyakit anemia atau bukan.

Penyebab Gejala Penyakit Anemia

Penyebab anemia bervariasi tetapi biasanya anemia disebabkan oleh:

  • Infeksi
  • Penyakit tertentu
  • Obat tertentu
  • Nutrisi yang kurang baik
  • Kehilangan darah

Anemia sendiri jenisnya beragam tergantung dari penyebabnya  dan diantaranya yang disebabkan olehh :

  • Anemia karena kekurangan zat besi
  • Anemia megaloblastim
  • Anemia karena kekuangan asam folat
  • Anemia hemolitik
  • Anemia bulan sabit
  • Anemia Coley’s atau beta thalasemia
  • Anemia aplastik
  • Anemia kronis

Pengobatan Penyakit Anemia

  • Pengobatan anemia tergantung dari penyebabnya dapat dari:
  • Pengobatan penyakit penyebab anemia
  • Suplemen vtamin dan mineral
  • Perubahan pola makna
  • Obat
  • Transfusi darah
  • Pencangkokan sumsum tulang
  • Operasi pengangkatan limfa jika disebabkan oleh anemia hemolitik
  • Antibiotik jika disebabkan oleh infeksi

Penyebab yang paling sering dari anemia adalah kekurangan zat besi. Zat besi di dalam darah untuk membentuk hemoglobin. Zat besi dapat didapatkan dari makanan kita sehari-hari. Namun hanya 1 mg zat besi yang diserap tubuh untuk setiap 10-20 mg zat besi yang kita makan.

  • Makanan yang kaya akan  zat besi anatara lain:
  • Daging: sapi,kambing, ayam
  • Unggas: ayam, bebek, kalkun, hati
  • Ikan: kerang, sarden
  • Sayuran berdaun hijau : brokoli
  • Kacang-kacangan: Kacang polong

Zat besi juga bisa anda dapatkan dari suplemen yangmenagndung zat besi (Fe) .Suplemen zat besi bisa kita konsumsi selama beberapa bulan untuk meningkatkan kadar besi dalam darah. Suplemen zat besi bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan mengubah warna fases. Suplemen  zat besi harus dimakan pada saat perut kosong atau dengan jus jeruk untuk meningkatkan penyerapan.

Ibu yang sedang hamil mengalami anemia. Berat air yang bertambah seiring dengan kenaikan berat badan mengencerkan darah. Perbandingan sel darah merah menajdi lebih kecil dan terlihat sebagai anemia.

Anemia merupakan keadaan berkurangnya kemampuan darah untuk membawa oksigen yang biasanya disebabkan oleh penurunan jumlah sel  darah merah yang beredar, keadaan ini dapat tercermin dari kosentrasi hemoglobin dan nilai hematokrit yang rendah.

  1. Anemia yang disebabkan karena kehilangan darah akut.Perubahan pada perinsipnya mencerminkan kehilangan volume darah yang daoat menimbulakn syok atau kematian.Sesudah 4 hingga 5 hari jika pasien masih bertahan hidup dan bertambahnya sekresi eripoitein menghasilkan kompensasi berupa peningkatan produksi retikulosit pada sumsum tulang.
  2. Anemia yang disebabkan karena kehilangan darah yang kronik.Anemia yang terjaddi ketika simapanan zat besi habis terpakai yaitu anemia defisiesi besi.Dengan pemberian zat besi akan terlihat peningkatan produksi retikulosit pada sumsum tulang dalam waktu beberapa hari.
Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Penyakit Anemia

Jenis-Jenis Penyakit Anemia – Penyakit anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh kekurangan sel darah merah yang sangat berguna untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. sel-sel yang dapat mengangkut oksigen pada sel darah merah yang mengandung hemoglobin dan protein yang kaya akan zat besi. Untuk dapat memproduksi hemoglobin dan sel darah merah, tubuh sangat membutuhkan zat besi, mineral, protein dan vitamin.

Jenis-Jenis Penyakit Anemia

Rata-rata orang yang menderita penyakit anemia ini akan merasa kelelahan setiap waktu. Ada beberapa jenis-jenis penyakit anemia dan penyebab yang berbeda-beda. Dan pengobatan anemia juga berbeda, tergantung jenis anemia tersebut. Pengobatan anemia bisa bervariasi dari mulai mengkomsumsi suplemen vitamin atau dengan zat besi untuk operasi atau transfusi darah. Penyakit anemia bisa saja menjadi penyakit yang berbahaya jika tidak segera dilakukan pencegahan sedini mungkin.

Berikut Jenis-jenis Penyakit Anemia

Anemia Kekurangan Gizi

Kadar zat besi yang terkandung di dalam tubuh juga dapat menurun, yang disebabkan karena perdarahan, dan juga tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Kadar zat besi dapat menghilang karena beberapa penyebab diantaranya ialah mencret yang menahun dan keadaan lain seperti sprue.

Bagi seseorang yang sedang menderita infeksi cacing tambang mungkin akan mengalami anemia juga. Zat besi yang tidak diserap dengan baik karena lambung yang tidak menghasilkan HCL (asam klorida) dalam jumlah yang cukup. Terkadang keadaan ini juga dapat terjadi pada masa kehamilan, untuk itu waspadalah. Pada kehamilan penyakit ini tidak hanya akan mempengaruhi ibu nya saja akan tetapi sang bayi yang dikandung di dalam perut sang ibu.

Gejala anemia yang dialami oleh penderita anemia jenis ini akan mengalami mudah emosi, cepat lelah, lemah dan mudah tersinggung. Gejala anemia lainnya yang dialami yaitu nyeri lambung, nyeri bagian perut, kembung, perasaan kaku, nyeri dimulut dan gejala laninnya. Dalam jenis anemia ini, sel-sel darah merah berbentuk lebih kecil dari bisanya dan mempunyai bentuk tidak teratur.

Penyebab Defisiensi Besi Antara lain :

Asupan zat besi yang tidak cukup, contohnya bayi yang diberi makan susu belaka sampai umur antara 12-24 bulan dan pada orang tertentu yang memakan sayur-sayuran saja.
Terjandinya gangguan absorpsi seperti setelah gastrektomi
Kehilangan yang yang sudah menetap seperti yang terjadi pada perdarahan saluran cerna yang lambat karena penyakit polip, hemoroid, neoplasma, makan aspirin dan gastritis varieses esophagus.

Defisiensi Besi Anemia

Anemia Sumsum Tulang (Anemia Makrositik Normokrom)

Ada banyak faktor yang mungkin dapat menyebabkan terganggunya produksi sel-sel darah merah yang terjadi pada sumsung tulang. Infeksi dan peradangan seperti tumor, kanker tulang, rheumatoid dan zat kimia tertentu yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang. Zat-zat radioaktif lain seperti sinar-X (rontgen) dan juga radiasi nuklir (atom) dapat menyebabkan hal ini terjadi.

Anemia jenis ini dikarenakan kekurangan vitamnin B12 (anemia pernisiosa) yaitu anemia megaloblastik yang dikarenakan oleh kekurangan vitamin B12. Selain zat besi, sumsum tulang juga memerlukan vitamin B12 dan asam folat untuk dapat menghasilkan sel darah merah, namun jika salah satunya tidak tercukupi maka bisa terjadi anemia megaloblastik.

Ada Beberapa Penyebab Kekurangan Vitamin B12 :

  • Pertumbuhan bakteri abnormal di dalam usus halus yang menghalangi penyerapan vitamin B12.
  • Mengidap penyakit tertentu (contohnya penyakit Chohn).
  • Pengangkatan lambung, atau sebagaian lain dari usus halus dimana vitamin B12 akan diserap.
  • Penderita  vegetarian.

Pada anemia sumsum tulang, gejala anemia yang akan di alami penderita yaitu akan merasa sangat lemah, kulit menjadi pucat dan kehilangan licin (lilin) pada kulit. Penderita bisa saja mengalami perdarahan di bawah selaput lendir di sekeliling mata. Dan sel-sel darah merah mungkin akan mengalami penurunan di bawah 2.000.000/mm3 dan kemungkinan sel darah putih juga akan turun dari 7.000/mm3 menjadi kurang dari 1.000/mm3.

Perawatan yang dapat dilakukan pada anemia jenis ini yang pertama adalah mengetahui penyebabnya. Dan penderita harus menghindari pengobatan yang akan menyebabkan alergi. Penyuntikan vitamin B12 mungkin dapat menolong mengembalikan sumsum tulang kepada cara kerja yang normal, asalkan sumsum tersebut belum rusak total.

Anemia Perdarahan

Penyakit anemia perdarahan ini biasanya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami kecelakaan, setelah pembedahan atau karena penyakit yang parah (serius) yang pada akhitnya akan kehilangan banyak darah, juga dapat menyebabkan anemia. pada kondisi tersebut, akan secara tiba-tiba mengeluarkan cairan atau juga plasma dalam jumlah yang cukup banyak. Akan tetapi sel darah merah tidak dapat dengan mudah terganti (dalam jumlah yang banyak). Korban tersebut mungkin memiliki plasma yang cukup di dalam peredaran darahnya, namun sel darah merah tetap rendah. Ini merupakan salah satu contoh anemia perdarahan.
Perdarahan yang terjadi akibat luka yang terdapat pada lambung ataupun usus juga dapat menyebabkan anemia. apabila sel darah merah hilang dengan lebih cepat dari pada sel darah merah yang digantikan oleh tubuh, maka si penderita tentunya akan segera merasakan gejala anemia lainnya. kehilangan sel-sel darah merah secara perlahan malalui saluran kemih juga dapat menyebabkan hal yang sama. Anemia jenis ini bisa saja terjadi pada wanita yang sedang mengalami haid, anemia ini akan menyebabkan tubuh wanita merasa lemah.

 

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , | Leave a comment

Gejala Kelainan Anemia

Anemia pada anak juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit yang mendasari, misalnya kelainan darah. Jika merujuk seeuai dengan ketetapan WHO, anemia didefinisikan sebagai kondisi darah dengan keadaan hemoglobin (Hb) yang rendah. Hemoglobin adalah komponen sel darah merah (eritrosit) yang membawa oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Nilai patokan anemia secara mudahnya ditetapkan kurang dari 11 gr/dl untuk anak usia dibawah 5 tahun, dan kurang dari 12 gr/dl untuk anak usia di atas 5 tahun. Kdaar Hb dapat diketahui dari hasil pemeriksaan darah.

Anemia akibat penyakit kelainan darah dapat terjadi sebagai gejala awal maupun gejala penyerta. Anemia sebagai gejala awal seringkali ditemukan pada leukemia akut, khususnya pada anak. Sedangkan anemia sebagai gejala penyerta dijumpai pada retinoblastoma dalam keadaan lanjut, maka ditemukan pula anemia.

Kedua penyakit di atas yakni leukemia akut dan retinoblastoma, palng sering ditemukan sebagai penyebab anemia pada anak akibat kelainan darah berdasarkan data yang diperoleh dari bagian IKA RSCM. Meski demikian, tentunya data ini akan berbeda dengan bagian-bagian lainnya.

Gejala awal dari leukemia akut antara lain adalah perdarahan, demam yang naik turun tanpa sebab yang jelas, kadang disertai perut membesar, nyeri di tulang dan persendian, serta adanya benjolan jika sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain. Sedangkan retinoblastoma adalah tumor padat yang menyerang mata.

Seperti yang kita ketahui bahwa setelah masa fetal (peroide di dalam kandungan) sel-sel darah dibentuk di sumsum tulang dan sebagian di limpa dan hati. Pada leukemia, produksi dari sel-sel darah putih abnormal, artinya jumlah yang diproduksi sangat banyak namun belum matang alias muda. Jumlahnya sangat fantastis, biasanya di atas 5.000 hingga 10.000 sel per mikroliter. Namun sayangnya, jumlah yang sangat banyak itu ternyata hanyalah sel-sel yang muda sehingga fungsinya belum sempurna. Sel darah putih (leukosit) yang seharusnya berfungsi sebagai sel pertahanan tubuh terhadap serangan benda asing dan melawan enyakit justru akan mengganggu fungsi sel-sel darah yang lain.

Penyerangan terhadap sel-sel tubuh sendiri ini ditandai dengan infiltrasi ke sumsum tulang dan menyebabkan depresi sumsum tulang. Selanjutnya sumsum tulang yang tedepresi tidak bisa memproduksi sel-sel darah termasuk sel darah merah sebagai mana mestinya. Akibatnya akan timbul anemia sebab pembentukan sel darah merah akan terganggu.

Selain terganggunya pembentukan sel darah merah atau sistem eritropoetik (pembentukantrombosit) granulopoetik (pembentukan sel darah putih/leukosit). Oleh karenanya, pada leukemia, pasien menjadi mudah terkena infeksi akibat sel-sel pertahanannya tidak berfungsi dengan baik, serta anemia juga karena jumlah sel darah merah yang diproduksi berkurang.

Sebagai kompensasi depresi sumsum tulang, tubuh akan berusaha memaksimalkan produksi sel-sel darah melalui pembentkan di limpa dan hati. Akibatnya, limpa dan hati pada leukemia juga akan membesar ini tampak pada perut pasien yang membesar.

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Anemia Kurang Darah

Gejala anemia kurang darah sangat bervariasi, tetapi pada umumnya dapat dibagi menjadi tiga golongan besar, yaitu sebagai berikut. Gejala umum anemia disebut juga sebagai sindrom anemia atau anemia syndrome. Gejala umum anemia atau sindrom anemia adalah gejala yang timbul pada seua jenis anemia pada kadar hemoglobin yang sudah menurun sedemikian rupa dibawah titik tertentu. Gejala ini timbul karena anoksia organ target dan mekanisme kompensasi tubuh terhadap penurunan hemoglobin. Gejala-gejal tersebut apabila diklasifikasikan menurut organ yang terkena.

Gejala anemia kurang darah yang khas menjadi jenis anemia adalah sebagai berikut :

  1. Anemia defisiensi besi, disfagia, atrofi papil lidah,stomatitis angularis.
  2. Anemia defisiensi asam folat,  lidah merah (buffy tongue)
  3. Anemia hemolitik, ikterus dan hepatosplenomegali.
  4. Anemia aplastik, pendarahan kulit atau mukosa dan tanda-tanda infeksi.


Tanda dan gejala anemia kurang darah :

  1. Tampak lesu, letih, dan lemas
  2. Selaput merah mata (conjunctiva) terlihat lebih pucat
  3. Telapak tangan terlihat putih
  4. Bibir terlihat pucat, tidak bersemu kemerahan
  5. Wajah terlihat pucat pasi
  6. Kuku kaki dan tangan terlihat sangat pucat / putih
  7. Mudah lelah
  8. Sering merasa pusing
  9. Sering merasa kepala berputar putar dan mual saat berdiri dari posisi semula jongkok
  10. Merasakan sesak nafas saat beraktivitas
  11. Telinga sering terasa emndenging
  12. Gangguan haid dan libido menurun
  13. Elastisitas kulit menurun
  14. Rambut tipis dan halus

Gejala penyakit dasar yang menjadi penyebab anemi. Gejala penyakit anemia ini timbul karena penyakit-penyakit yang mendasari anemia tersebut. Misalnya anemia defisiensi besi yang disebabkan oleh infeksi tambang berat akan menimbulkan gejala seperti pembesaran parotis dan telapak tangan berwarna kuning seperti jemari.

Pemeriksaan fisik pada anemia biasanya tidak menunjukkan tanda apapun :

  1. Mungkin ada pucat (telapak tangan, konjungtiva), walaupun tanda ini tidak bisa diandalkan karena banyak orang yang tampak pucat tidak anemia, dan banyak orang yang anemia tidak tampak pucat.
  2. Flow, murmur sistolik sering ditemukan
  3. Bisa ditemukan tanda-tanda penyakit yang mendasari
  4. Pada anemia defisiensi Fe yang telah berlangsung lama bisa dijumpai koilinikia (kuku berbentuk sendok, spoon nail).

Anemia merupakan kelainan fisiologis bukan suatu diagnosis. Oleh karenanya harus ditegakkan diagnosis akhir berupa suatu penyakit. Langkah pertama dalam melakukannya adalah mengelompokkan anemia menurut ukuran eritrosit.

Anemia mikrositik/hipokromik; ukuran eritrosit lebih kecil dari normal (mikrositik) dengan kadar hemoglobin lebih rendah dari normal (hipokromik). Penyebab tersering adalah anemia defisiensi Fe dan talasmeia.

Anemia normokromik dan normositik ; kadang-kadang disebut anemia karena penyakit kronis. Ukuran eritrosit normal. Penyebab penyakit anemia ini tersering adalah :

  1. Infeksi kronis, seperti tuberculosis (TB) dan osteomielitis
  2. Penyakit radang seperti arthritis rheumatoid dan penyakit jaringan akut.
  3. Keganasan
  4. Gagal ginjal

 

 

 

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Kehamilan Dengan Anemia

Pada dasarnya anemia adalah kurangnya sel-sel darah merah dalam darah. Ibu hamil dikatakan anemia jika hemoglobin darahnya kurang dari 11 gram per 100ml. Bahaya anemia pada ibu hamil tidak saja berpengaruh terhadap keselamatan dirinya, tetapi juga pada janin yang dikandungnya. Cadangan zat besi dalam tubuh janin dapat mengalami cacat bawaan jika ibunya menderita anemia.

Anemia kehamilan disebabkan oleh kurangnya zat besi. Keadaan ini bisa terjadi karena terlalu banyak zat besi yang dikeluarkan tubuh, terutama ibu hamil yang tinggal di iklim tropis dan banyak mengeluarkan keringat. Anemia juga disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi atau adanya gangguan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Untuk mengatasi masalah ini, ibu dianjurkan mengkonsumsi bahan makanan yang kaya zat besi. Selain itu, konsumsi zat gizi lainnya seperti vitamin E, vitamin B12, asam folat, dan vitamin C juga perlu ditingkatkan karena juga berpran dalam pembentuan sel darah merah.

Bahan makanan yang baik dikonsumsi sehari-hari di antaranya adalah bayam, daun katuk, brokoli, daging sapi, telur, hati ayam, hati sapi, dan kacang-kacangan.

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Anemia Pada Ibu Hamil

Selama kehamilan, sejumlah penyakit kronik menyebabkan anemia. Sebagian di antaranya adalah penyakit ginjal kornik, penyakit usus meradang, lupus eritmatosus sistemik, infeksi granulomatosa, neoplasma ganas, dan artritis reumatoid. Anemia ini biasanya semakin intensif seiring dengan bertambahnya volume plasma yang melebihi ekspansi massa sel darah merah.

Anemia pada penyakit kornik berespons terhadap pemberian eritropoietin rekombinan. Obat ini telah berhasil digunakan untuk mengobati anemia pada insufisiensi ginjal kronis, peradangan kronik dan keganasan.

Meskipun massa sel darah merah biasanya meningkat selama beberapa minggu, namun dapat timbul efek samping eritropoitein rekombinan yaitu hipertensi yang susah sering terjadi pada para wanita ini.

Wanita hamil harus selalu bugar serta sehat dan memiliki kemampuan yang baik untuk mengangkut oksigen agar tubuhnya dapat memasok kebutuhan janin akan okisgen.

Anemia selama kehamilan menyebabkan ibu hamil tidak begitu mampu untuk menghadapi kehilangan darah dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Jika anemianya berat, kegagalan jantung cenderung terjadi.

Posted in Gejala Anemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment